Sabtu, 29 November 2014

Makalah Ilmu Budaya Dasar 3


Mata Kuliah  :  Ilmu Budaya Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin

Topik Makalah/Tulisan
PERAN BUDAYA DAERAH MENCIPTAKAN
PENDAPATAN ASLI DAERAH

Kelas  :  1-EA34

Tanggal Penyerahan Makalah : 4 Desember 2014
Tanggal Upload Makalah  :  5 Desember 2014

P E R N Y A T A A N


Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.

P e n y u s u n


N P M
Nama Lengkap
Tanda Tangan
18214899
Randy Ryanto Rahardjo


Program Sarjana Ekonomi


UNIVERSITAS GUNADARMA


KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang, saya panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang berjudul Peran Budaya Daerah Menciptakan Pendapatan Asli Daerah.

Makalah ini berisikan tentang bagaimana pengaruh budaya asli daerah dalam menciptakan pendapatan asli daerah. Tentunya dengan bantuan berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu saya tidak lupa menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam pembuatan makalah ini.

Makalah ini disusun bertujuan agar pembaca dapat menambah pengetahuan tentang pentingnya menjaga kelestarian budaya asli daerah.

Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh karena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.


         Bekasi, 29 November 2014
Penyusun


Randy Ryanto Rahardjo


DAFTAR ISI
Pernyataan                       ……………………………………………………..        i
Kata pengantar                ……………………………………………………..        ii
Daftar Isi                          ……………………………………………………..        iii
Bab I : Pendahuluan
1.1  Latar Belakang            ……………………………………………………..        1
1.2  Tujuan                          ……………………………………………………..        1
1.3  Sasaran                        ……………………………………………………..        1
Bab II : Permasalahan
2.1 Kekuatan                     ……………………………………………………..        2
2.2 Kelemahan                   ……………………………………………………..        3
2.3 Peluang                        ……………………………………………………..        3
2.4 Tantangan/Hambatan  ……………………………………………………..        4
Bab III : Kesimpulan dan Rekomendasi
3.1 Kesimpulan                  ……………………………………………………..        5
3.2 Rekomendasi               ……………………………………………………..        5
Referensi Tulisan             ……………………………………………………..        6

BAB I
PENDAHULUAN
       1.1   Latar Belakang
Keragaman budaya di Indonesia adalah sesuatu yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Masyarakat Indonesia juga terdiri dari berbagai kebudayaan daerah bersifat kewilayahan yang merupakan pertemuan dari berbagai kebudayaan kelompok suku bangsa yang ada di daerah tersebut.
Budaya Asli daerah merupakan jati diri sebuah daerah. Karena kebudayaan merupakan perilaku manusia yang dipelajari di lingkungannya yang bersifat turun temurun. Kebudayaan yang unik di suatu daerah akan menarik wisatawan yang akan menghidupkan perekonomian di daerah tersebut.
Kebudayaan indonesia yang sangat beragam ini perlu dilestarikan dengan baik agar menjaga keaslian budaya daerah karena akan menjadi industri pariwisata yang menghasilkan pendapatan asli daerah.
1.2    Tujuan Makalah
Tujuan penulis membuat makalah ini yaitu :
1.      Untuk memenuhi tugas makalah pada mata kuliah Ilmu Budaya Dasar.
2.      Menumbuhkan rasa kasih dan sayang untuk melestarikan budaya asli daerah.
3.      Memberikan informasi kepada masyarakat sekitar betapa pentingnya budaya untuk menciptakan pendapatan asli daerah.

1.3    Sasaran
Makalah ini ditunjukan kepada mahasiswa-mahasiswi Universitas Gunadarma dan lingkungan sekitarnya agar dapat mengetahui bagaimana peran penting budaya asli indonesia dalam menciptakan pendapatan asli daerah agar generasi penerus bangsa  memiliki sikap cinta budaya indonesia.

BAB II
PERMASALAHAN
Analisis permasalahan Peran Budaya Daerah Menciptakan Pendapatan Asli Daerah. Dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :
         2.1   Kekuatan (Strength)
a.       Peran serta pemerintah dalam menjaga budaya asli daerah
Kepedulian pemerintah terhadap budaya indonesia dapat membantu berkembangnya industri pariwisata daerah tersebut. Contohnya seperti pemerintah memberikan bantuan modal untuk membangun usaha
b.      Keberagaman budaya indonesia
Dengan adanya keberagaman budaya merupakan suatu potensi ekonomi yang nantinya akan menjadi tempat-tempat wisata dan akan terciptanya pendapatan asli daerah.
c.       Menjaga situs cagar budaya indonesia
Cagar budaya daerah harus dijaga dan dilestarikan agar tetap  terjaganya kelangsungan hidup pariwasata indonesia dan menambah pendapatan asli daerah.
d.      Kuatnya jiwa berbudaya masyarakat indonesia
Budaya dan seni yang tertanam kuat di masyarakat dapat mencegah kepunahan budaya yang bisa di tanamkan kembali kepada anak-anak usia dini tentang budaya daerahnya. 
           2.2   Kelemahan (Weakness)
a.       Kurangnya kepedulian masyarakat terhadap budaya
Kurangnya kepedulian masyarakat terhadap budaya asli mereka akan  menyebabkan berkurangnya pendapatan asli daerah, sehingga budaya asli mereka akan mulai terabaikan.
b.      Pengaruh negatif budaya asing terhadap budaya asli daerah
Di era modern seperti ini percampuran budaya kita dengan budaya asing mudah terjadi. Sehingga butuh peran pemerintah dan masyarakat untuk terus melestarikan kebudayaan asli mereka.
c.       Fasilitas pariwisata yang kurang memadai
Perlunya peran pemerintah untuk membantu pemerataan pembangunan fasilitas pariwisata. Agar para wisatawan lebih banyak yang datang dan akan menambah pendapatan asli daerah.

d.      Kurangnya mempromosikan pariwisata budaya
Kebudayaan indah dan unik tak akan berarti apa-apa jika kurang mempromosikan wisata budaya tersebut ke mancanegara. Akan lebih banyak menarik turis mancanegara jika kebudayaan tersebut dipromosikan dengan baik dan menambah pendapatan asli daerah.

          2.3   Peluang (Opportunity)
a.       Membantu mengurangi jumlah pengangguran
Keanekaragaman budaya indonesia akan menambah peluang bisnis di daerah tersebut yang nantinya akan menciptakan lapangan pekerjaan dan membantu program pemerintah mengurangi jumlah pengangguran.
b.      Promosi budaya yang lebih luas
Pentingnya promosi suatu budaya ke mancanegara yang akan lebih menarik turis mancanegara. Sehingga budaya asli kita akan lebih dikenal seluruh dunia dan hal itu sangat membantu dalam menambah pendapatan asli daerah.
c.       Pertemuan resmi kenegaraan di daerah budaya
Perlu lebih seringnya pemerintah untuk menyelenggarakan KTT ASEAN atau pertemuan kenegaraan lainnya di daerah budaya. Hal ini dapat membantu mempromosikan kebudayaan asli daerah yang nantinya turut menambah kesejahteraan masyarakat daerah tersebut.
d.      Keindahan alam budaya yang terjaga
Luasnya daerah darat dan perairan di indonesia yang menyimpan berjuta keindahan budaya di dalamnya perlu dilestarikan. Agar keaslian budaya tersebut tidak tercampur dengan budaya asing dan dan menjaga orisinilitas budaya indonesia.

            2.4   Tantangan (Threats)
a.       Semakin majunya perkembangan zaman
Di zaman modern seperti ini semua kebutuhan bisa didapatkan dengan instan dan mulai melupakan kebudayaan asli daerah. Masyarakat kini lebih memilih untuk pergi ke wisata ke luar negeri dibanding wisata dalam negeri yang lebih menarik dan eksotis.
b.      Kurangnya filterisasi  terhadap kebudayaan asing yang masuk
Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keunikan budaya asli daerah. Hal ini sangatlah berbahaya, karena kebudayaan asli daerah akan perlahan pudar dan bisa saja akan mengakibatkan disintegrasi kebudayaan suatu daerah.
c.       Semakin maraknya kerusakan alam
Pemerintah harus menindak tegas bagi para oknum-oknum yang melalukan pengrusakan alam suatu daerah budaya. Karena akan berdampak pada keaslian alam budaya di suatu daerah sehingga dapat menurunkan pendapatan daerah.
d.      Kurangnya kepedulian masyarakat terhadap budaya mereka sendiri
Era modern seperti ini masyarakat indonesia lebih tertarik terhadap kebudayaan asing dan melupakan kebudayaan asli indonesia. Hal ini sangat berdampak buruk bagi kelangsungan kebudayaan asli daerah yang dapat tidak terciptanya pendapatan asli daerah.

BAB 3
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
          3.1  Kesimpulan
a.       Keunikan budaya asli daerah merupakan modal yang penting dalam perkembangan pendapatan asli daerah.
b.      Mempromosikan budaya asli daerah perlu diperluas ke mancanegara agar lebih menarik wisatawan asing untuk berkunjung.
c.       Penanaman akan pentingnya pelestarian budaya asli daerah perlu ditanamkan pada usia dini.
d.      Pelestarian kebudayaan daerah perlu terus dilakukan agar budaya tersebut tidak tergerus oleh zaman.

         3.2  Rekomendasi
a.       Keberagaman budaya indonesia yang kita miliki harus terus dilestarikan dan dijaga keaslian kebudayaan tersebut yang nantinya akan menarik wisatawan domestik maupun mancanegara yang akan membantu menambah pendapatan asli daerah.
b.      Perlunya peran serta pemerintah dan masyarakat dalam peningkatan kepedulian akan budaya asli daerah agar budaya asli daerah tetap terjaga dengan baik dan terjaga orisinilitasnya
c.       Perlunya peran pemerintah untuk membantu mempromosikan kebudayaan asli daerah ke mancanegara yang akan lebih menarik turis asing dan dunia akan lebih mengenal keunikan budaya indonesia yang akan sangat menambah pendapatan asli daerah.
d.      Pesatnya perkembangan zaman mendorong perlunya penanaman kepada masyarakat untuk lebih mencintai budaya asli  indonesia dibanding budaya asing lainnya karena budaya asli daerah mempunyai keunikan tersendiri yang harus terus dilestarikan di generasi yang akan datang.


Referensi Tulisan :
3.       J. Spillane, James (1991). Ekonomi Pariwisata. Yogyakarta: Penerbit Kanisius (1987).
4.       Sachari, Agus (2007). Budaya Visual Indonesia. Jakarta: Penerbit Erlangga (2007).