Mata
Kuliah :
Ilmu Budaya
Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin
Topik Makalah/Tulisan
SIKAP PRIBADI MAHASISWA BERBUDAYA TERBENTUK
OLEH ADAT ISTIADAT LINGKUNGAN KELUARGA
Kelas :
1-EA34
Tanggal Penyerahan
Makalah : 06 November 2014
Tanggal Upload Makalah : 07
November 2014
P E R N Y A T A A N
Dengan
ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya
buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.
Apabila
terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100
untuk mata kuliah ini.
P
e n y u s u n
N P M
|
Nama Lengkap
|
Tanda Tangan
|
18214899
|
Randy
Ryanto Rahardjo
|

Program
Sarjana Ekonomi
UNIVERSITAS
GUNADARMA
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama
Allah SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang,
saya panjatkan
puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya,
yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang berjudul Sikap Pribadi Mahasiswa Berbudaya Terbentuk Oleh Adat Istiadat Lingkungan Keluarga.
Makalah ini berisikan tentang bagaimana pengaruh adat istiadat lingkungan keluarga untuk membentuk perilaku berbudaya kepada anaknya. Tentunya dengan bantuan berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu saya tidak lupa menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam pembuatan makalah ini.
Makalah ini disusun bertujuan agar pembaca dapat menambah pengetahuan tentang pentingnya
peran keluarga agar memiliki perilaku yang berbudaya.
Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.
Bekasi, 4 November 2014
Penyusun
Randy Ryanto Rahardjo
DAFTAR ISI
Cover judul …………………………………………………….. i
Pernyataan …………………………………………………….. ii
Kata pengantar …………………………………………………….. iii
Daftar Isi …………………………………………………….. iv
Bab
I : Pendahuluan
1.1
Latar Belakang …………………………………………………….. 1
1.2
Tujuan …………………………………………………….. 1
1.3
Sasaran …………………………………………………….. 1
Bab
II : Permasalahan
2.1 Kekuatan …………………………………………………….. 2
2.2 Kelemahan …………………………………………………….. 3
2.3 Peluang …………………………………………………….. 3
2.4 Tantangan/Hambatan …………………………………………………….. 4
Bab
III : Kesimpulan dan Rekomendasi
3.1 Kesimpulan …………………………………………………….. 5
3.2 Rekomendasi …………………………………………………….. 5
Referensi Tulisan …………………………………………………….. 6
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Keluarga adalah Lingkungan yang paling
awal dalam
proses pembentukan kepribadian seseorang. Lingkungan keluarga sangat mempengaruhi pendidikan awal seseorang, dan keluargalah yang mengajarkan pembentukan kepribadian seorang anak. Tingkah laku Orang
Tua juga sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter seorang anak.
Kepribadian merupakan karakter dasar seorang manusia, dimana kepribadian tersebut dapat berupa tingkah laku, watak, emosi,
sifat, dan cara berfikir. Salah satunya yang mempengaruhi suatu kepribadian
adalah kebudayaan. Karena kebudayaan merupakan perilaku
manusia yang dipelajari di lingkungannya yang bersifat turun temurun. Jadi
apabila seseorang berada di lingkungan yang kental akan kebudayaan maka
kepribadian orang tersebut akan sesuai dengan kebudayaannya.
Pembentukan perilaku dan karakter sangat ditentukan oleh
peran serta Orang Tua dan Lingkungan keluarga, agar kedepannya anak tersebut
dapat tumbuh menjadi seorang yang berprilaku berbudaya.
1.2 Tujuan Makalah
Tujuan penulis membuat makalah ini yaitu :
1.
Untuk memenuhi tugas
makalah pada mata kuliah Ilmu Budaya Dasar.
2.
Membentuk mahasiswa sebagai generasi yang berbudaya
3.
Melestarikan
hubungan sosial-budaya yang harmonis ditunjukkan dengan adanya integrasi dalam
masyarakat.
1.3
Sasaran
Makalah ini ditunjukan kepada mahasiswa-mahasiswi Universitas
Gunadarma dan lingkungan sekitarnya agar dapat mengetahui bagaimana peran
penting lingkungan keluarga dalam membentuk perilaku berbudaya agar menciptakan
generasi penerus bangsa yang memiliki sikap berbudaya yang baik.
BAB II
PERMASALAHAN
Analisis permasalahan Sikap Pribadi Mahasiswa Berbudaya Terbentuk oleh Adat Istiadat
Lingkungan Keluarga. Dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi
lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :
2.1
Kekuatan
(Strength)
a.
Lingkungan internal
keluarga yang kondusif
Peran lingkungan internal
keluarga sangat mendukung apabila disertai dengan suasana yang kondusif dan
penuh kasih sayang. Karena keluarga adalah lingkungan awal dalam pembentukan
jati diri seorang anak.
b.
Cinta
dan Kasih sayang kedua orang tua
Anak mendapatkan
cinta dan kasih sayang orang tua yang cukup akan membentuk karakter dan kepribadian
seorang anak, dimana ketika seorang anak ada menghadapi suatu masalah yang
didapatkannya, Maka sang anak akan bisa mengatasi suatu permasalahan tersebut dan
menyelesaikannya dengan baik dengan menanyakan kepada orang tuanya.
c.
Memberikan dorongan
batin kepada anak
Orangtua memiliki ikatan batin
yang kuat untuk memotivasi anaknya agar memiliki kepribadian yang berbudaya,
dan dan motivasi dari orangtua tersebut akan diaplikasikan oleh anaknya dimasa
depannya nanti.
d.
Memberikan
pendidikan norma dan etika berkehidupan yang berbudaya
Anak membutuhkan sebuah pedoman
untuk memiliki sifat berbudaya, maka dari itu peran orang tua harus selalu
mendidik anaknya agar mengertahui norma dan etika yang baik dalam bermasyarakat
2.2
Kelemahan
(Weakness)
a.
Kurangnya
keharmonisan antar anggota keluarga
Kurangnya perhatian
dan pendidikan dari orangtua terhadap anak akan menimbulkan suatu kelonggaran
hubungan antar anggota keluarga, sehingga anak akan mulai untuk mengabaikan
saran atau perintah dari orang tuanya.
b.
Kurangnya cinta dan
kasih sayang orangtua
Kurangnya kasih sayang dari
orangtua terhadap anak akan sangat mempengaruhi kondisi kejiwaan, emosional,
kesehatan dan perilaku. Ini akan sangat mempengaruhi kepribadiannya dimasa
depan.
c.
Kurangnya
komunikasi antar anggota keluarga
Di
zaman modern seperti ini umumnya orang tua akan selalu menuruti tuntutan
pekerjaan dan akan mengesampingkan waktu luangnya bersama anak. Sehingga tidak
adanya waktu untuk mendidik dan kasih sayang kepada anaknya agar memiliki sifat
yang berbudaya.
d.
Tingkat pendidikan
orang tua yang rendah
Tingkat
pendidikan yang rendah akan menyebabkan kurangnya pengetahuan orang tua tentang
mendidik anak agar memiliki norma dan etika kehidupan berbudaya.
2.3 Peluang (Opportunity)
a.
Melestarikan
kebudayaan kekeluargaan indonesia
Dengan
terbiasanya seorang mahasiswa ditanamkan kepribadian berbudaya didalam keluarganya,
mahasiswa akan menaplikasikan kebiasaan
tersebut dalam kegiatan kemasyarakatan, contohnya seperti mengadakan seminar
tentang pentingnya hidup berbudaya.
b.
Menanamkan
budaya dari keluarga untuk lingkungan sekitar
Penanaman budaya di dalam keluarga sangat penting, karena
akan memberi kesan kepada masyarakat di sekitarnya. Dengan begitu akan banyak
keluarga yang lain termotivasi untuk mengikuti etika berbudaya didalam
keluarganya.
c.
Saling menghormati
antara anak dan orang tua
Dampak
positif dari penanaman karakter berbudaya dalam keluarga ialah, seorang anak
akan tahu peran serta tugas di keluarganya. Anak akan lebih mengerti untuk
saling menghormati antar anggota keluarga.
d.
Terciptanya
keharmonisan antar anggota keluarga
Akan terciptanya suatu
kesadaran di diri mahasiswa untuk lebih memiliki waktu luang bersama keluarga.
Di waktu luang tersebut mahasiswa akan lebih punya ikatan batin yang lebih kuat
yang akan mengharmonisasikan keluarga.
2.4 Tantangan (Threats)
a.
Kurangnya sikap
selektif akan budaya asing yang masuk
Budaya
asing sangat mudah berkembang pesat di negara indonesia. Hal ini sangatlah berbahaya,
karena kebudayaan asli indonesia akan perlahan pudar dan bisa saja akan
mengakibatkan disintegrasi kebudayaan nasional.
b.
Minimnya
perhatian dari orangtua kepada anak
Seorang anak sangat membutuhkan perhatian orang tua untuk
membimbingnya menjadi pribadi yang paham dengan etika berbudaya serta
memberitahu antara hal yang baik dan buruk.
c.
Pengaruh negatif
lingkungan luar seorang anak
Orangtua
harus selalu mempunyai sifat protektif pada anak. Lingkungan luar seorang anak
jika tidak diawasi akan berdampak negatif bagi anak. Perlunya interaksi yang
intensif agar anak bisa lebih selektif.
d.
Kurangnya penanaman
pribadi berbudaya didalam keluarga
Kurangnya kepedulian orang tua
tentang pentingnya sikap berbudaya kepada anaknya, akan mengakibatkan anak
nantinya bersikap kurang peduli terhadap kebuudayaan dan sangat mempengaruhi
masa depannya.
BAB 3
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
3.1
Kesimpulan
a.
Keluarga adalah dasar
paling utama dan penting dalam membentuk kepribadian anak.
b.
Penanaman pribadi yang
berbudaya didalam keluarga membuat anak sudah terbiasa memiliki sikap
berbudaya.
c.
Kasih sayang dan
cinta dari orangtua merupakan dua komponen penting dalam pembentukan
kepribadian yang berbudaya.
d.
Waktu luang bersama
keluarga memegang peranan penting untuk media pembentukan kepribadian
berbudaya, sehingga bisa bertukar pikiran dengan anggota keluarga yang lain.
3.2
Rekomendasi
a.
Cinta
dan kasih sayang merupakan elemen penting dalam pembentukan karakter berbudaya.
Tanpa elemen tersebut, komunikasi dari orang tua ke anak akan berjalan kurang
harmonis. Maka dari itu merupakan tugas orang tua untuk terus mengasihi anaknya
agar menjadi pribadi yang lebih baik.
b.
Keharmonisan
dalam keluarga akan tercapai apabila komunikasi antara orang tua dan anak
berjalan efektif dengan mengurangi waktu kesibukan dan memberikan waktu luang
untuk berkumpul dengan anak, Untuk memberikan suatu pengajaran tentang
kepribadian berbudaya.
c.
Penanaman
kebudayaan di keluarga sangatlah penting. Dengan efek jangka pendek seorang
anak akan memiliki sikap berbudaya, dan efek jangka panjangnya seorang anak
yang berbudaya akan memilki kesadaran untuk memberikan kontribusi yang baik
kepada masyarakat sekitar.
d.
Di zaman
yang sudah serba instan ini penting bagi para orang tua untuk lebih memprioritaskan
perhatian kepada anaknya agar anak punya pedoman kehidupan berbudaya yang benar.
Hal ini dapat membuat seorang lebih paham tentang hal yang baik dan buruk.
Referensi Tulisan :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar