Mata
Kuliah :
Ilmu Budaya
Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin
Topik Makalah/Tulisan
PERAN BUDAYA DAERAH MENCIPTAKAN
PENDAPATAN ASLI DAERAH
Kelas : 1-EA34
Tanggal Penyerahan Makalah : 4 Desember 2014
Tanggal Upload Makalah : 5 Desember 2014
P E R
N Y A T A A N
Dengan ini saya
menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat
sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.
Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima
konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.
P e n y u s u n
N P M
|
Nama Lengkap
|
Tanda Tangan
|
18214899
|
Randy Ryanto Rahardjo
|

Program Sarjana
Ekonomi
UNIVERSITAS GUNADARMA
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama
Allah SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang,
saya panjatkan
puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya,
yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah mata kuliah Ilmu Budaya Dasar yang berjudul Peran Budaya Daerah
Menciptakan Pendapatan Asli Daerah.
Makalah ini berisikan tentang bagaimana pengaruh budaya asli daerah dalam
menciptakan pendapatan asli daerah. Tentunya dengan bantuan berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu saya tidak lupa menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam pembuatan makalah ini.
Makalah ini disusun bertujuan agar pembaca dapat menambah pengetahuan tentang pentingnya menjaga kelestarian budaya asli
daerah.
Makalah ini saya akui masih banyak
kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh karena itu saya
harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun
untuk kesempurnaan makalah ini.
Bekasi,
29 November 2014
Penyusun
Randy Ryanto Rahardjo
DAFTAR ISI
Pernyataan …………………………………………………….. i
Kata pengantar …………………………………………………….. ii
Daftar Isi …………………………………………………….. iii
Bab
I : Pendahuluan
1.1
Latar Belakang …………………………………………………….. 1
1.2
Tujuan …………………………………………………….. 1
1.3
Sasaran …………………………………………………….. 1
Bab
II : Permasalahan
2.1 Kekuatan …………………………………………………….. 2
2.2 Kelemahan …………………………………………………….. 3
2.3 Peluang …………………………………………………….. 3
2.4
Tantangan/Hambatan …………………………………………………….. 4
Bab
III : Kesimpulan dan Rekomendasi
3.1 Kesimpulan …………………………………………………….. 5
3.2 Rekomendasi …………………………………………………….. 5
Referensi Tulisan …………………………………………………….. 6
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Keragaman budaya di Indonesia adalah sesuatu
yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya. Masyarakat Indonesia juga terdiri dari
berbagai kebudayaan daerah bersifat kewilayahan yang merupakan pertemuan dari berbagai
kebudayaan kelompok suku bangsa yang ada di daerah tersebut.
Budaya Asli daerah merupakan jati diri sebuah daerah. Karena kebudayaan merupakan perilaku manusia yang dipelajari
di lingkungannya yang bersifat turun temurun. Kebudayaan yang unik di suatu
daerah akan menarik wisatawan yang akan menghidupkan perekonomian di daerah
tersebut.
Kebudayaan indonesia yang sangat beragam ini perlu
dilestarikan dengan baik agar menjaga keaslian budaya daerah karena akan
menjadi industri pariwisata yang menghasilkan pendapatan asli daerah.
1.2 Tujuan Makalah
Tujuan penulis membuat makalah ini yaitu :
1.
Untuk memenuhi
tugas makalah pada mata kuliah Ilmu Budaya Dasar.
2.
Menumbuhkan rasa
kasih dan sayang untuk melestarikan budaya asli daerah.
3. Memberikan informasi kepada masyarakat
sekitar betapa pentingnya budaya untuk menciptakan pendapatan asli daerah.
1.3
Sasaran
Makalah ini ditunjukan kepada mahasiswa-mahasiswi
Universitas Gunadarma dan lingkungan sekitarnya agar dapat mengetahui bagaimana
peran penting budaya asli indonesia dalam menciptakan pendapatan asli daerah
agar generasi penerus bangsa memiliki sikap
cinta budaya indonesia.
BAB II
PERMASALAHAN
Analisis permasalahan Peran Budaya Daerah Menciptakan Pendapatan Asli Daerah. Dengan
memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internal maupun eksternal
dilihat dari aspek :
2.1
Kekuatan
(Strength)
a.
Peran serta
pemerintah dalam menjaga budaya asli daerah
Kepedulian pemerintah terhadap
budaya indonesia dapat membantu berkembangnya industri pariwisata daerah
tersebut. Contohnya seperti pemerintah memberikan bantuan modal untuk membangun
usaha
b.
Keberagaman
budaya indonesia
Dengan adanya
keberagaman budaya merupakan suatu potensi ekonomi yang nantinya akan menjadi
tempat-tempat wisata dan akan terciptanya pendapatan asli daerah.
c.
Menjaga situs cagar
budaya indonesia
Cagar budaya daerah harus
dijaga dan dilestarikan agar tetap
terjaganya kelangsungan hidup pariwasata indonesia dan menambah
pendapatan asli daerah.
d.
Kuatnya jiwa
berbudaya masyarakat indonesia
Budaya dan seni yang tertanam
kuat di masyarakat dapat mencegah kepunahan budaya yang bisa di tanamkan
kembali kepada anak-anak usia dini tentang budaya daerahnya.
2.2
Kelemahan
(Weakness)
a.
Kurangnya
kepedulian masyarakat terhadap budaya
Kurangnya kepedulian
masyarakat terhadap budaya asli mereka akan menyebabkan berkurangnya pendapatan asli
daerah, sehingga budaya asli mereka akan mulai terabaikan.
b.
Pengaruh negatif
budaya asing terhadap budaya asli daerah
Di era modern seperti ini
percampuran budaya kita dengan budaya asing mudah terjadi. Sehingga butuh peran
pemerintah dan masyarakat untuk terus melestarikan kebudayaan asli mereka.
c.
Fasilitas
pariwisata yang kurang memadai
Perlunya
peran pemerintah untuk membantu pemerataan pembangunan fasilitas pariwisata.
Agar para wisatawan lebih banyak yang datang dan akan menambah pendapatan asli
daerah.
d.
Kurangnya
mempromosikan pariwisata budaya
Kebudayaan
indah dan unik tak akan berarti apa-apa jika kurang mempromosikan wisata budaya
tersebut ke mancanegara. Akan lebih banyak menarik turis mancanegara jika kebudayaan
tersebut dipromosikan dengan baik dan menambah pendapatan asli daerah.
2.3 Peluang (Opportunity)
a.
Membantu mengurangi
jumlah pengangguran
Keanekaragaman
budaya indonesia akan menambah peluang bisnis di daerah tersebut yang nantinya
akan menciptakan lapangan pekerjaan dan membantu program pemerintah mengurangi
jumlah pengangguran.
b.
Promosi
budaya yang lebih luas
Pentingnya promosi suatu budaya ke mancanegara yang akan lebih menarik
turis mancanegara. Sehingga budaya asli kita akan lebih dikenal seluruh dunia
dan hal itu sangat membantu dalam menambah pendapatan asli daerah.
c.
Pertemuan resmi
kenegaraan di daerah budaya
Perlu
lebih seringnya pemerintah untuk menyelenggarakan KTT ASEAN atau pertemuan
kenegaraan lainnya di daerah budaya. Hal ini dapat membantu mempromosikan
kebudayaan asli daerah yang nantinya turut menambah kesejahteraan masyarakat
daerah tersebut.
d.
Keindahan alam
budaya yang terjaga
Luasnya daerah darat dan
perairan di indonesia yang menyimpan berjuta keindahan budaya di dalamnya perlu
dilestarikan. Agar keaslian budaya tersebut tidak tercampur dengan budaya asing
dan dan menjaga orisinilitas budaya indonesia.
2.4 Tantangan (Threats)
a.
Semakin
majunya perkembangan zaman
Di zaman modern seperti ini semua kebutuhan bisa didapatkan dengan instan dan
mulai melupakan kebudayaan asli daerah. Masyarakat kini lebih memilih untuk
pergi ke wisata ke luar negeri dibanding wisata dalam negeri yang lebih menarik
dan eksotis.
b.
Kurangnya
filterisasi terhadap kebudayaan asing
yang masuk
Kurangnya
kesadaran masyarakat akan pentingnya keunikan budaya asli daerah. Hal ini
sangatlah berbahaya, karena kebudayaan asli daerah akan perlahan pudar dan bisa
saja akan mengakibatkan disintegrasi kebudayaan suatu daerah.
c.
Semakin maraknya
kerusakan alam
Pemerintah harus menindak tegas
bagi para oknum-oknum yang melalukan pengrusakan alam suatu daerah budaya.
Karena akan berdampak pada keaslian alam budaya di suatu daerah sehingga dapat
menurunkan pendapatan daerah.
d.
Kurangnya
kepedulian masyarakat terhadap budaya mereka sendiri
Era modern seperti ini
masyarakat indonesia lebih tertarik terhadap kebudayaan asing dan melupakan
kebudayaan asli indonesia. Hal ini sangat berdampak buruk bagi kelangsungan
kebudayaan asli daerah yang dapat tidak terciptanya pendapatan asli daerah.
BAB 3
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
3.1
Kesimpulan
a.
Keunikan budaya
asli daerah merupakan modal yang penting dalam perkembangan pendapatan asli
daerah.
b.
Mempromosikan
budaya asli daerah perlu diperluas ke mancanegara agar lebih menarik wisatawan
asing untuk berkunjung.
c.
Penanaman akan
pentingnya pelestarian budaya asli daerah perlu ditanamkan pada usia dini.
d.
Pelestarian
kebudayaan daerah perlu terus dilakukan agar budaya tersebut tidak tergerus
oleh zaman.
3.2
Rekomendasi
a.
Keberagaman
budaya indonesia yang kita miliki harus terus dilestarikan dan dijaga keaslian
kebudayaan tersebut yang nantinya akan menarik wisatawan domestik maupun
mancanegara yang akan membantu menambah pendapatan asli daerah.
b.
Perlunya peran
serta pemerintah dan masyarakat dalam peningkatan kepedulian akan budaya asli
daerah agar budaya asli daerah tetap terjaga dengan baik dan terjaga
orisinilitasnya
c.
Perlunya
peran pemerintah untuk membantu mempromosikan kebudayaan asli daerah ke
mancanegara yang akan lebih menarik turis asing dan dunia akan lebih mengenal
keunikan budaya indonesia yang akan sangat menambah pendapatan asli daerah.
d.
Pesatnya
perkembangan zaman mendorong perlunya penanaman kepada masyarakat untuk lebih
mencintai budaya asli indonesia
dibanding budaya asing lainnya karena budaya asli daerah mempunyai keunikan
tersendiri yang harus terus dilestarikan di generasi yang akan datang.
Referensi Tulisan :
3.
J. Spillane,
James (1991). Ekonomi Pariwisata.
Yogyakarta: Penerbit Kanisius (1987).
4.
Sachari, Agus
(2007). Budaya Visual Indonesia. Jakarta:
Penerbit Erlangga (2007).
